Sundari Nganjuk

Belum menuliskan informasi profilenya.

Selengkapnya
Navigasi Web

MENGEMBANGKAN BAHAN AJAR UNTUK RA (PAUD)... Tantangan ke 30

Mutu pembelajaran, proses pembelajaran, penilaian pembelajaran dan pengembangan bahan ajar adalah faktor yang sangat menentukan kualitas pembelajaran di RA. Penilaian pembelajaran dan pengembangan bahan ajar faktor yang sangat menentukan kualitas pembelajaran di RA Peningkatan kualitas pembelajaran harus diiringi dengan kualitas pengembangan bahan ajarnya. Salah satu indikator bahan ajar yang baik adalah mampu meningkatkan motivasi belajar dan memudahkan anak memahami konsep pembelajaran, melalui bermain yang menyenangkan sangat menunjang pencapaian tujuan pembelajaran yang sesuai dengan kebutuhan anak serta karakter anak RA

Dengan bahan bahan ajar yang baik , yang kreatif , inovatif mengikuti perkembangan teknologi dapat memberikan pengalaman belajar yang berkualitas. Bahan ajar yang selaras dengan potensi lingkungan tempat tinggal anak dan berbasis kearifan lokal.

Bahan ajar juga harus dibuat berorientasi pada pendekatan saintifik. Dalam mengembangkan kreativitas dan daya kritis tanpa mengabaikan masa bermain anak

Bahan ajar itu sendiri adalah segala bentuk bahan yang digunakan oleh pendidik atau guru dalam melaksanakan kegiatan pembelajaran di kelas.

Bahan ajar harus berisikan beberapa komponen :

1. Sikap itu bahan pembelajaran yang berkenaan dengan sikap spiritual dan sosial

2. Yaitu meliputi fakta konsep prinsip atau prosedur

3. Keterampilan yaitu meliputi bahan pembelajaran yang berhubungan dengan kemampuan mengembangkan perilaku yang mencerminkan pengetahuan anak

Dengan begitu bahan ajar yang disusun sesuai dengan komponen-komponen atau mengandung komponen tersebut dapat digunakan sebagai alat untuk mencapai tujuan pembelajaran yang sesuai dengan karakter belajar anak RA

Pengembangan bahan ajar adalah merupakan suatu proses pengembangan seperangkat materi yang disusun secara sistematis baik tertulis maupun tidak tertulis sehingga tercipta lingkungan atau suasana pembelajaran yang efektif dan menyenangkan..

Bahan ajar di RA juga harus dikembangkan sesuai dengan karakteristik dan enam aspek pencapaian perkembangan anak (nilai agama dan moral, fisik motorik, kognitif, bahasa, sosial emosional dan seni). Hal tersebut dalam pelaksanaan pembelajaran dilakukan melalui pendekatan saintifik, pemain yang bermakna dan terintegrasi

Bahan ajar berbeda dengan sumber belajar bahan ajar merupakan bagian dari sumber belajar sumber belajar adalah merupakan segala sesuatu yang dapat digunakan untuk belajar seperti orang, benda, pesan, bahan teknik ataupun latar. Sementara bahan ajar yang lebih bersifat uraian yang sistematik terkait dengan kompetensi sikap pengetahuan dan keterampilan anak.Dengan demikian sumber belajar akan efektif diorganisir dalam suatu rancangan didalamnya terdapat perencanaan bahan ajar yang akan digunakan.

Bahan ajar juga berbeda dengan media pembelajaran. Media belajar merupakan benda yang dapat dimanipulasi, dilihat, didengar sebagai alat untuk penyampaian pesan agar lebih mudah dipahami anak. Keduanya memiliki hubungan yaitu dalam setiap media terdiri dari unsur peralatan hardware dan unsur pesan dalam hal ini unsur software dari suatu media adalah bahan ajar nya.

Beberapa kriteria dalam pemilihan bahan ajar

1. Bahan ajar harus sesuai, tepat dan bermakna bagi perkembangan anak

2. Bahan ajar harus ramah dan aman bagi anak

3. Bahan ajar bersifat kontekstual artinya sesuai dengan tuntutan hidup nyata

4. Bahan ajar mendukung pencapaian tujuan secara komprehensif artinya ke seimbangan antara aspek mo

5. ral intelektual budaya dan sosial

6. Bahan ajar dikembangkan berdasarkan analisis tingkat Pejaten perkembangan anak dalam kurung STP dan disusun secara sistematis objektif dan sesuai kaidah penulisan bahan ajar

7. Acer mengakomodir kebutuhan faktual yang bersifat kekinian seperti teknologi informasi dan komunikasi

8. Bahan ajar meng Integrasikan jenis dan pola permainan yang sesuai dengan isi dan bahan ajar

Kerangka bahan ajar

Bahan ajar disusun secara sistematis sehingga tercipta suasana pembelajaran yang kondusif. Proses pembelajaran yang bermutu menuntut pengembangan kreativitas dalam menyusun bahan ajar dan disesuaikan dengan perkembangan kebutuhan dan kondisi lingkungan. Dengan pengembangan bahan ajar memberi peluang bagi pendidik atau guru untuk bisa mengembangkan bahan ajar yang kontekstual dan sesuai dengan kompetensi anak, karena itu pengembangan bahan ajar harus dilakukan secara optimal

Beberapa hal yang menjadi pertimbangan perlunya pengembangan bahan ajar di antara lain

1. Menjamin ketersediaan bahan sesuai tuntutan kurikulum kebutuhan dan karakteristik anak serta membantu pemecahan masalah belajar

2. Dapat mengurangi ketergantungan terhadap bahan ajar yang pabrikan

3. Pembelajaran lebih efektif karena komunikasi antara pendidik dengan anak terjalin lebih baik anak lebih Mandiri dan pendidik lebih percaya diri

4. Pendidik lebih berpengalaman dalam penyusunan bahan ajar

5. Memudahkan pencapaian kompetensi yang harus dikuasai anak

Prinsip Pengembangan bahan ajar

1. Relevansi, bahan ajar yang dikembangkan harus memiliki kesesuaian dengan kompetensi tujuan pembelajaran dan tuntutan tumbuh kembang anak

2. Fleksibilitas, pengembangan bahan ajar harus memberi peluang bagi pendidik untuk menyesuaikan dengan kondisi lingkungan

3. Kontinuitas, pengembangan bahan ajar harus berkesinambungan dengan tahapan perkembangan anak

4. 4 efisiensi dan efektivitas, . Pengembangan bahan ajar harus mendayagunakan waktu biaya dan sumber-sumber pembelajaran secara optimal dalam mencapai tujuan pembelajaran

Di samping itu ada beberapa hal yang perlu diperhatikan dalam penyusunan bahan ajar yaitu

a. Bahan ajar dapat digunakan multifungsi yaitu bahan ajar dapat digunakan untuk pengembangan berbagai aspek perkembangan anak

b. Dibuat dengan menggunakan bahan yang mudah di diperoleh terjangkau dan tersedia di lingkungan

c. Menggunakan bahan yang membahayakan anak

d. Tujuan dan fungsinya

e. Secara individual maupun kelompok

f. Sesuai dengan tingkat perkembangan anak dan memperhatikan tuntutan pendidikan abad 21

Prinsip penggunaan bahan ajar

a. Memulai dari yang mudah ke hal yang sulit

b. Memahami dari yang konkrit untuk memahami yang abstrak

c. Pengulangan penggunaan bahan ajar akan memperkuat pemahaman anak

d. Dari penggunaan bahan ajar akan memberikan penguatan terhadap pemahaman anak

e. Penggunaan bahan ajar berorientasi pada pencapaian tujuan pembelajaran.

DISCLAIMER
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.

Laporkan Penyalahgunaan

Komentar

Jempol

14 Feb
Balas
search